Kenyalnya Pas, Pedasnya Berkelas!
"Seblak Bakar Jawara lahir dari kecintaan kami terhadap kuliner khas Jawa Barat yang autentik. Berawal dari resep rahasia keluarga yang sering disajikan saat kumpul bersama, kami memutuskan untuk membagikan kelezatan ini kepada Anda semua.
Misi kami sederhana: Menyajikan seblak yang higienis, terjangkau, dan tentu saja memiliki rasa yang tidak akan terlupakan. Bagi kami, seblak bukan sekadar makanan, tapi adalah cara untuk merayakan hari dengan penuh semangat."
Seblak Bakar Jawara: Kenyalnya Pas, Pedasnya Berkelas!
Sejarah Singkat Seblak Bakar Jawara
2019–2022: Embrio di Dapur Rumahan Pati
Di tengah hiruk-pikuk kuliner street food Jawa Tengah, Budi Santoso mulai eksperimen "seblak bakar" di warung keluarga Pati. Dari 3 varian awal (Original, Aci, Ayam), resep ini viral di grup WA mahasiswa lokal—300 porsi/hari hanya dari word-of-mouth.
2023: Lahirnya "Seblak Bakar Jawara"
Budi ciptakan best-seller "Seblak Bakar Jawara" (full topping + saus rahasia) yang langsung jadi favorit anak muda Pati. Tagline "Kenyalnya Pas, Pedasnya Berkelas!" lahir dari feedback pelanggan: "Pedasnya bikin nagih, kenyalnya pas!"
2024: Pilot Bisnis & Validasi Pasar
Buka cabang permanen pertama di Jl. SoekarnoHatta 65 Semarang. Omzet Rp 50 juta/bulan dalam 3 bulan pertama. Repeat customer 65%, terutama mahasiswa & pekerja muda. Resep diformalkan untuk franchise.
2025: Menuju Franchise Nasional
Lengkapi 7 varian produk + SOP standar. Test franchise di kayakin Semarang sukses (break-even bulan ke-3). Mulai branding digital—TikTok 500K views video "Seblak Bakar Jawara Challenge".
2026: Scale-Up Multi-Cabang
CV Jawara Seblak Nusantara resmi berdiri (Februari 2026). Seed funding Rp 5 miliar targetkan 5 cabang tahun pertama (Pati, Semarang, Solo, Jogja, Jakarta). Visi: 50 cabang nasional 2028.
Agripa Kristianto Otniel
Founder & CEO
Latar Belakang: Pengusaha kuliner asli Semarang dengan 5+ tahun pengalaman manage warung makan keluarga (omzet Rp 50 juta/bulan). Lulusan SMK Tata Boga Bandung, mantan karyawan franchise ayam goreng lokal.
Kompetensi Utama:
Resep master seblak bakar (uji coba 2 tahun, 90% repeat customer).
Operasional F&B: Supply chain cabai/kerupuk dari petani lokal.
Visioner ekspansi: Rencana 20 cabang dari Semarang ke Jakarta.
Prestasi:
Bangun warung seblak rumahan jadi 300 porsi/hari dalam 1 tahun.